Barista Basic: PENGELOLAAN AREA KERJA

 Assalamualaikum, 

Alhamdulillah saat ini kelas sudah memasuki Semester Genap, dengan semagat baru setelah Idul Fitri kita akan mulai lagi kelas dasar Barista untuk Sekolah menengah Atas / Kejuruan.

Pengelolaan area kerja barista sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang efisien, higienis, aman, dan nyaman, baik bagi barista maupun pelanggan. Berikut adalah penjelasan lengkapnya:

1.      Tata Letak Area Kerja (Layout)

 Kelola tata letak are kerja ini tujuannya adalah menciptakan alur kerja yang efisien, 

 a. Zonasi Area Barista

Biasanya dibagi menjadi beberapa zona:

·         Zona Seduh Kopi (Espresso Station)

Mesin espresso, grinder, tamper, knock box, timbangan, lap kering untuk portfilter, lap basah untuk steam wand, washer, dsb.



·         Zona Penyajian Minuman (Drink Assembly)

Menyusun aneka ukuran cup, aneka sirup dan powder, sendok takar dll. Agar tidak mengganggu area penyajian minuman yang bisanya ditandai dengan meletakkan baki/bak saji.



           

·         Zona Pencucian (Cleaning Station)

Wastafel, sabun cuci, sponge, lap, tempat cuci alat.



·         Zona Penyimpanan Bahan Baku

Tempat penyimpanan kopi, susu, sirup, topping, dan alat cadangan.



        b. Alur Kerja Satu Arah (One-Way Workflow)


·         Barista bergerak dari satu sisi ke sisi lain tanpa harus bolak-balik.

·   Sistem ini mempercepat pelayanan dan menghindari bentrok antar staf di area sempit.

 

2.      Kebersihan Area Kerja

 Menjaga area tetap higienis penting untuk keamanan makanan/minuman:

            a.      Jadwal Pembersihan Berkala

    ·         Membersihkan permukaan kerja setiap selesai menyajikan minuman.

    ·         Membersihkan mesin espresso dan grinder setiap akhir shift.

    ·         Cuci milk jug, sendok, tamper, dll secara berkala.

            b.      Tempat Sampah Tertutup & Mudah Diakses

    ·         Harus ada tempat sampah di bawah meja bar atau dekat knock box.

    ·         Gunakan trash bag food grade dan ganti secara rutin.

 

3.      Keamanan & Keselamatan Kerja

Untuk menghindari kecelakaan kerja:

            a.      Lantai Anti Licin

    ·         Pastikan tidak ada tumpahan air atau es di lantai.

    ·         Gunakan alas kaki anti-slip.

            b.      Alat Listrik Ditata Aman

    ·         Kabel tidak menjuntai sembarangan.

    ·         Stop kontak tidak kelebihan beban.

            c.       Ventilasi & Pencahayaan

    ·         Area bar tidak boleh pengap.

    ·         Lampu terang dan tidak menyilaukan.



4.      Pengelolaan Penyimpanan Barang & Alat

Agar tidak berantakan dan mudah dicari:

            a.      Gunakan Rak Bertingkat & Laci Terorganisir

    ·         Pisahkan alat bersih, bahan baku, dan alat cadangan.

            b.      Labeling Bahan & Alat

    ·         Semua bahan diberi label tanggal buka dan kedaluwarsa.

    ·         Alat disimpan berdasarkan fungsi dan frekuensi pemakaian.

 

5.      Manajemen Cold Storage / Pendinginan















Jika menyimpan bahan seperti susu, buah, atau topping:

  • Gunakan kulkas bersuhu 1–4°C untuk bahan segar.
  • Bahan disusun berdasarkan FIFO (First In First Out).
  • Jaga kebersihan kulkas setiap minggu.

 

6.      Catatan Operasional Harian

Agar barista dan pemilik bisa memantau kinerja:

  • Buku log penggunaan bahan baku harian.
  • Checklist pembersihan & inspeksi per shift.
  • Formulir laporan masalah alat.

 

 

Komentar

Postingan Populer